Dalam rangka terwujudnya percepatan pemberantasan korupsi yang efektif, efisien dan terukur perlu adanya peningkatan kualitas tindaklanjut hasil audit khususnya tunggakan kerugian negara di lingkungan Kementerian Pertanian dan perlu segera dibentuk Tim Percepatan Tindaklanjut Hasil Audit lingkup Kementerian Pertanian Tahun Anggaran 2011.

Melalui Surat Keputusan Menteri Pertanian Nomor 951/Kpts/OT.160/2/2011 tanggal 16 Pebruari 2011, telah dibentuk Tim Percepatan Tindaklanjut Hasil Audit lingkup Kementerian Pertanian Tahun Anggaran 2011. Pada hari ini, Senin, 14 Maret 2011 bertempat di Ruang Rapat Achmad Affandi, Gedung B Lantai Dasar, Inspektorat Jenderal menyelenggarakan pertemuan mengenai penyampaian progres tindaklanjut hasil audit dan rencana aksi tim percepatan tindaklanjut hasil audit Kementerian Pertanian.

Acara dibuka oleh Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian Ir. Azis Hidajat, MM didampingi oleh Sekretaris Inspektorat Jenderal selaku Ketua Tim Percepatan TIndak Lanjut Hasil Audit; Inspektur I, II, III, IV dan Inspektur Investigasi; serta para Kepala Bagian lingkup Inspektorat Jenderal Kementan. Acara ini juga diikuti oleh Tim Percepatan Tindaklanjut Hasil Audit dari Eselon I dan Kepala Biro Keuangan dan Perlengkapan Ir. Yasid Taufik, MM selaku wakil ketua, Kabag Data dan Pemantauan LHA Itjen Drs. Suyitno, M.Si selaku Sekretaris I; Kabag Perbendaharaan dan PNBP Sekretariat Jenderal Suhari, SH, MM; serta perwakilan dari masing-masing Eselon I Lingkup Kementerian Pertanian.

Tim Percepatan Tindaklanjut Hasil Audit lingkup Kementerian Pertanian ini memiliki tugas dan fungsi sebagai berikut:

1. Penanggung Jawab:

  • Wajib menyampaikan laporan kepada Menteri Pertanian setiap bulan;
  • Memberikan saran dan pertimbangan kepada Menteri Pertanian dalam mempercepat penyelesaian Tindaklanjut Hasil Audit lingkup Kementerian Pertanian.

2. Tim Pelaksana:

  • Bertanggung jawab dan wajib menyampaikan laporan kepada penanggung jawab;
  • Memutakhirkan data Tindaklanjut Hasil Audit;
  • Membahas kendala-kendala melaksanakan tindaklanjut Hasil Audit dan mencari solusi penyelesaian solusi penyelesaian kasus-kasus yang sulit ditindaklanjuti;
  • Menginventarisir bukti-bukti pendukung penyelesaian tindaklanjut hasil audit, serta bukti-bukti pendukung temuan hasil audit yang sulit ditindaklanjuti;
  • Mendorong auditan untuk melaksanakan tindaklanjut hasil audit melalui sosialisasi pelaksanaan tindaklanjut hasil audit , peringatan tertulis dan pemberian reward and punishment;
  • Melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Pimpinan Kementerian Pertanian, setiap bulan pada minggu pertama;

Rencana aksi Tim Percepatan Tindaklanjut Hasil Audit Kementerian Pertanian ini antara lain yaitu: secara bertahap akan disusun prioritas dengan unit Eselon I yang mempunyai tunggakan Kerugian Negara yang paling besar dan sulit dilaksanakan sendiri. Tim akan bekerjama dengan BPKP Pusat dan BPKP Daerah serta Eselon I yang bersangkutan. (yos/tguh)

Last Updated ( Wednesday, 16 March 2011 13:34 )